Cara Mudah Beternak Burung Parkit Australia (Falk) 

Cara Mudah Beternak Burung Parkit Australia (Falk)

 

PATI, PATINEWS.COM

Burung Cockatiel atau Burung Parkit Australia merupakan salah satu jenis burung kakatua yang di indonesia memiliki nama beragam mulai dari kakatua mini, falk. Burung parkit australia ini tergolong mudah untuk dilatih, jinak dan bisa diternak. Ciri khas burung ini yaitu dapat dilihat pada kepalanya yang memiliki jambul, warna bulunya yang sedap dipandang mata dan juga tingkah lakunya unik.

Burung ini tak jarang dijadikan sebagai burung free flight, artinya bisa kembali ke pemiliknya jika dilepas ke alam bebas. Di Indonesia, burung ini sekarang banyak diternak dikandang penangkaran.

 

Ada banyak jenis burung parkit australia ini diantaranya yaitu parkit australia biasa (ada tompel di bagian pipi), jenis white face dan juga yellow face (tak ada tompelnya), serta jenis lutino serta jenis albino.

 

Harga burung falk yang terbilang fantastis, baru berumur kurang lebih 4 bulan saja sudah dibandrol mulai tigaratus ribu hingga jutaan rupiah. Apalagi untuk jenis yang tergolong langka. Maka dari itu, beternak burung parkit australia / falk sangat menjajikan apabila dikembangkan serta dirawat dengan baik dan benar.

 

Cara beternak burung parkit australia terbilang mudah, untuk langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. Persiapan Kandang Budidaya Burung Parkit Australia

Kandang yang perlu disiapkan berupa kandang koloni atau aviary dan bisa juga soliter (1 kandang di isi satu pasang burung). Tambahkan tengeran pada bagian kandang, ayunan untuk bermain dan jangan lupa kotak sarang (glodok).

Untuk isi dalam kandang yang wajib, antara lain:

a. Sediakan wadah pakan dan juga minum.

b. Sediakan biji canary seed dan milet putih sebagai pakan harian burung parkit australia

c. Berikan tulang sotong dengan cara di gantung dekat tempat pakan dan minum untuk mencukupi akan kebutuhan kalsium selama proses perkawinan berlangsung.

d. Sediakan pula jagung, kangkung sayur secukupnya sebagai pelengkap nutrisi.

2. Pemilihan Indukan yang Terbaik

Pilih sepasang indukan betina dan jantan burung parkit australia yang terbaik. Ciri indukan yang baik yaitu memiliki umur matang (untuk usia matang jantan dan betina kurang lebih 10-15 bulan), pastikan indukkan yang kita pilih tidak cacat fisik.

Umur indukan jantan dianjurkan lebih tua dibandingkan dengan betina, hal tersebut agar betina tidak kalah dari segi mental jika sudah di satukan ke dalam satu kandang. Sebaiknya menghindari indukan dengan umur yang belum menginjak 10 bulan, hal tersebut karena bisa menimbulkan berbagai masalah seperti telur infertile, daya tetas rendah serta tingginya risiko adanya egg biding.

3. Cara Membedakan Jantan dan Betina Burung Falk Australia

Pada usia yang masih muda membedakan jenis kelamin burung ini terbilang sulit, jenis parkit australia jantan atau betina sudah bisa terdeteksi kisaran usia 4-7 bulan. Untuk burung parkit australia yang mudah dibedakan jenis kelaminnya yaitu parkit australia dewasa non mutasi dengan warna asli abu-abu di bagian area wajah. Parkit australia jantan akan memiliki warna bulu diwajah berwarna kuning cerah serta parkit australia betina berwarna kuning pucat.

Sedangkan warna bulu keseluruhan berwarna abu-abu gelap serta bagian betina berwarna abu-abu kusam, terkadang coklat kelabu. Pada bulu ekor betina terdapat pola bergaris pada bagian bawah. Pada usia dewasa biasaya burung parkit australia akan bersiul-siul dengan variasi, sedangkan parkit australia betina tidak bersiul.

4. Perjodohan Burung Parkit Australia

Proses perjodohan dilakukan saat indukkan yang terbaik sudah didapatkan.

Ciri-ciri jantan dan betina burung falk australia berjodoh, antara lain:

a. Burung parkit australia jantan akan terlihat suka mematuk benda (kawat, dinding, dan juga tenggeran) di sekitarnya dengan cara membenturkan paruhnya. Hal tersebut merupakan salah satu cara menarik perhatian betina.

b. Burung parkit australia jantan akan lebih sering mengembangkan kedua sayapnya sambil bersiul-siul, untuk merayu parkit australia betina

c. Sedangkan bagi betina akan memeriksa glodok lalu kembali keluar. Kemudian jantan akan masuk ke dalam gelodok untuk mengecek kondisi kandang lalu setelah usai memanggil betina masuk untuk melakukan proses perkawinan.

d. Burung parkit australia jantan mulai bersiul-siul mengeluarkan suara panggilan kawin untuk betina.

5. Proses Bertelur Burung Parkit Australia

Setelah beberapa hari proses kopuasi atau perkawinan selesai yang sudah berlangsung tidak hanya sekali, indukan betina akan mulai bertelur. Sediakan bak air bagi betina untuk dijadikan tempat berendam. Bak mandi berfungsi sebagai tempat untuk melembabkan sarang serta telur telurnya nantinya.

Di alam liar, betina burung parkit australia ini akan bertelur dengan jumlah 3-6 butir. Jika ternak indukan bisa bertelur kurang lebih 3-8 kali, namun kebanyakan hanya mengeluarkan 4-5 butir. Setelah telur telur ketiga mulai keluar, betina akan mulai mengerami. Tujuannya agar nantinya telur menetas secara bersamaan.

6. Proses Inkubasi Telur Burung Parkit Australia

Proses inkubasi atau pengeraman telur akan berlangsung kurang lebih 18-21 hari. Proses ini akan dilakukan oleh kedua indukan secara bergantian atau bisa juga bersamaan. Saat telur mulai menetas, indukan tidak langsung memberi makanan pada anaknya selama kurang lebih 8-12 hari, karena mereka masih memiliki cadangan makanan yang ada pada yolk sac (kantung kuning telur).

7. Pemasangan Ring dan Hand Feeding Pada Burung Parkit Australia

Pemasangan ring atau cincin berguna sebagai identitas burung / tanda pengenal, ring ini akan di pasang pada anakan yang sudah berumur 14 hari, hal ini karena kaki piyikan masih lembut dan mudah di pasangi ring. Jika ring sudah terpasang, berikutnya lakukan perawatan. Terdapat 2 bentuk perawatan yaitu perawatan yang dilakukan oleh indukannya hingga anakan bisa makan sendiri atau bisa melakukan cara hand feeding.

Kelemahan anakan yang di rawat oleh indukannya yaitu tingkat produktivitas indukan menjadi menurun dan pertumbuhan beberapa anakan yang menetas menjadi terlambat. Sedangkan hand feeding dilakukan saat indukan melakukan perawatan hingga 2 minggu, lalu langsung di pindahkan ke dalam kandangan soliter.

Selama proses hand feeding kandang soliter sudah dilengkapi dengan tambahan lampu penghangat 5 watt yang di letakkan pada bagian atasnya. Hand feeding ini bisa membantu indukan untuk melakukan proses perkawinan kembali setelah seminggu anakan di pisahkan.

 

Demikian artikel tentang “Cara Mudah Beternak Burung Parkit Australia / Falk”.

 

(Trisno Falk)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *